Menatap
Mentari
Karya : Dendrobium
Tiada hari yang indah, tanpa adanya
derita
Tiada waktu bahagia, tanpa merasa
menderita
Tiada tawa yang menggelegar, tanpa
adanya tangisan
Tiada wajah yang berseri, tanpa
adanya kesedihan.
Mentari akan datang setelah malam berlalu.
Dan saat malam, cahaya bulan
menemani jiwa yang dingin.
Jiwa yang terus berjuang.
Menghapus ketakutan untuk menatap
mentari di esok pagi.
Jiwa yang melanglang buana.
Menjelajahi mimpi buruk.
Batu yang keras, akan terkikis oleh
air di arus sungai.
Jadikan cahaya bulan sebagai pelita
dalam gelap.
Dan bintang-bintang di atas sana
sebagai teman penghibur lara.
Jangan biarkan belenggu memenjara.
Dan jiwa jatuh dalam jurang
kehidupan.
Mentari akan datang esok pagi.
Malam pun akan berlalu.







0 komentar:
Post a Comment