Kepang Dua
By : Edelweiis
pagi selalu meyapaku
dengan belaian lembut seorang malaikat
membangunkanku dari mimpi seorang princess
tak ingin membuatnya marah
sontak, dunia nyata kembali ku hadapi
pagi masih dingin
kabut masih terlihat
tapi semua sudah siap
semua yang harus aku bawa ke duniaku
tak terkecuali kepang dua
yang selalu menghiasi wajah mungilku
ya, malaikatku tak pernah melupakan itu
seiring berubahnya duniaku
waktu menenggelamkannya
hingga tak lagi menghiasi wajah mungilku
tapi waktu tak pernah bisa
menenggelamkan malaikatku
karena dia tak pernah berubah
selalu seperti dulu
saat rambutku masih dikepang dua.......







0 komentar:
Post a Comment