Tuesday, 30 August 2016

Kepang Dua
By : Edelweiis



pagi selalu meyapaku
dengan belaian lembut seorang malaikat
membangunkanku dari mimpi seorang princess
tak ingin membuatnya marah
sontak, dunia nyata kembali ku hadapi

pagi masih dingin
kabut masih terlihat
tapi semua sudah siap
semua yang harus aku bawa ke duniaku
tak terkecuali kepang dua 
yang selalu menghiasi wajah mungilku
ya, malaikatku tak pernah melupakan itu

seiring berubahnya duniaku
waktu menenggelamkannya
hingga tak lagi menghiasi wajah mungilku 

tapi waktu tak pernah bisa
menenggelamkan malaikatku
karena dia tak pernah berubah
selalu seperti dulu
saat rambutku masih dikepang dua.......

0 komentar: