Sunday, 17 August 2014

Studi: Kegemukan Bisa Tingkatkan Risiko 10 Jenis Kanker Ini Lho

                                                     

 Tak cuma berisiko penyakit jantung, kegemukan juga menempatkan seseorang pada risiko kanker. Tak tanggung-tanggung, 10 jenis kanker bisa menjadi risiko mereka yang memiliki berat badan berlebih.

Dikutip dari BBC, Minggu (17/8/2014), studi yang dilakukan oleh para ilmuwan dari London School of Hygiene and Tropical Medicine ini mengumpulkan data lima juta orang yang tinggal di Inggris. Peneliti juga memantau perubahan pada kesehatan mereka selama tujuh tahun lamanya.

Mereka menemukan setiap kelebihan berat badan rata-rata 13-16 kg dikaitkan dengan risiko yang lebih besar dari 6 jenis kanker yaitu kanker rahim, empedu, ginjal, serviks, tiroid dan leukemia, meskipun seberapa besar risiko ini bervariasi tergantung pada jenis tumor.

Orang-orang yang memiliki indeks massa tubuh yang tinggi (dihitung menggunakan berat badan dan tinggi badan) juga lebih berisiko mengembangkan 4 jenis kanker lainnya yakni kanker hati, usus, ovarium dan kanker payudara pasca-menopause.

Para peneliti mengatakan meskipun obesitas dikaitkan dengan perkembangan kanker yang paling umum, beberapa juga tidak menunjukkan hubungan sama sekali.

"Ada banyak variasi dalam efek indeks massa tubuh pada kanker yang berbeda. Sebagai contoh, risiko kanker rahim meningkat secara substansial pada indeks massa tubuh yang lebih tinggi. Sementara untuk kanker lain kita melihat peningkatan lebih sederhana dalam risiko atau tidak berpengaruh sama sekali," ungkap Dr Krishnan Bhaskaran, pemimpin studi ini.

Tom Stansfeld, dari Cancer Research UK, menambahkan bahwa meskipun hubungan antara kanker dan obesitas bisa dibilang masih kompleks, jelas bahwa kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker.

"Menjaga berat badan yang sehat dapat mengurangi risiko kanker dan cara terbaik untuk melakukannya adalah melalui pola makan sehat, diet seimbang dan berolahraga secara teratur," tegas Stansfeld.

0 komentar: